About us

Umrah Plus Turki

Kota Istanbul Turki adalah sebuah kota yang unik karena sebagian kota berada di Benua Asia dan sebagian lainnya terletak di Benua Eropa yang dipisahkan oleh Selat Bosphorus. Pernah menjadi pusat peradaban dunia yang mahsyur pada masanya saat kota ini merupakan ibukota dua kerajaan besar saat itu yaitu Kekaisaran Romawi Timur (Bizantium) dan Kesultanan Turki Usmaniyah (Ottoman).  Dua peradaban yang meninggalkan jejak arsitekturnya yang khas dan tidak kita temui di belahan dunia lain.

 

Kota yang dahulunya bernama Konstantinopel ini banyak diriwayatkan dalam hadits, salah satunya diriwayatkan oleh Abu Qabil, "Kami berada di sisi Abdullah bin Amr Bin Al Ash dan beliau ditanya tentang kota mana yang akan dibuka terlebih dahulu apakah Konstantinopel ataukah Roma? Maka beliau meminta untuk diambilkan sebuah kotak, lalu mengeluarkan sebuah kitab, lalu berkata, "Berkata Abdullah Bin Mas'ud, tatkala kami bersama Rasulullah SAW untuk menulis, tiba-tiba beliau ditanya, manakah kota yang akan dibuka terlebih dahulu Konstantinopel atau Roma? Maka Beliau menjawab, Yang dibuka terlebih dahulu adalah kota Heraklius (Konstantinopel)H.R Ahmad, Ad Darimi dan Al Hakim.  Hadits ini terbukti dengan penaklukkan Konstantinopel pada tanggal 29 Mei 1453 oleh Sultan Muhammad II Al Fatih.

Mulai dibangun pada tahun 1459 atas perintah Sultan Muhammad II Al Fatih, istana seluas 700.000 m2 ini merupakan tempat kediaman Sultan sekaligus Pusat Pemerintahan Dinasti Usmaniyah hingga abad ke-19. Sejak berakhirnya era Kesultanan pada tahun 1923, istana ini difungsikan sebagai museum, yang didalamnya menyimpan antara lain benda-benda pusaka peninggalan Rasulullah SAW dan para sahabat.

Istana topkapi

Ziarah Kota Istanbul

Hagia sophia (aya sofia)

Selesai dibangun pada tahun 537 M pada masa Kaisar Justinian merupakan Gereja Katederal terbesar di Kekaisaran Romawi Timur (Bizantium) hingga tahun 1453 saat kota Konstantinopel jatuh ke tangan Islam dan bangunan ini atas perintah Sultan Al Fatih kemudian dialihfungsikan menjadi Masjid. Namun pada tahun 1935 saat Turki menjadi Republik, Aya Sofia sempat dijadikan museum sampai akhirnya pada tahun 2020 bangunan bersejarah ini dikembalikan fungsinya sebagai Masjid.

Sultan ahmet mosque (blue mosque)

Terletak tepat berseberangan dengan Aya Sofia dan tidak jauh dari Istana Topkapi, masjid yang megah ini selesai dibangun pada tahun 1616 atas perintah Sultan Ahmet I oleh arsitek Mehmet Agha yang juga murid dari arsitek terkenal, Mimar Sinan. Dikenal sebagai Masjid Biru (Blue Mosque) karena dinding keramik berwarna biru pada interior masjid ini.  Merupakan sebuah masterpiece arsitektur klasik Usmaniyah, dan simbol kejayaan Islam.

eyup sultan mosque

Dibangun pada tahun 1458 atas perintah Sultan Muhammad II Al Fatih di lokasi ditemukannya makam dari Sahabat Rasulullah SAW, yaitu Abu Ayyub Al Ansari r.a.  Meski usia beliau saat itu sudah sangat senja, tak menghalangi semangat Abu Ayyub untuk mengikuti peperangan dalam usaha merebut Konstantinopel dan akhirnya beliau wafat pada tahun 674 dan dimakamkan di tempat ini. Meski terpaut hampir 800 tahun sebelum akhirnya kota ini berhasil direbut, namun kisah heroik Abu Ayyub Al Ansari telah menginspirasi para pejuang Islam kala itu termasuk Muhammad Al Fatih. Masjid ini juga merupakan masjid tertua dan paling sakral di Turki yang digunakan sebagai tempat pelantikan Sultan Usmaniyah.

Grand Bazaar atau Grand Covered Bazaar adalah salah satu Pasar Tertutup tertua dan terbesar di dunia yang dibangun pada tahun 1455 tidak lama setelah penaklukkan Konstantinopel. Dengan luas area sekitar 30.700 m2 yang di dalamnya terdapat 61 lorong dan 4000 toko yang mampu menarik antara 250.000 hingga 400.000 pengunjung setiap harinya. Sering disebut sebagai shopping mall pertama di dunia.

Grand bazaar
Bosphorus cruise

Tidak lengkap mengunjungi Istanbul tanpa berwisata perahu menikmati keindahan panorama kota Istanbul di Selat Bosphorus yang memisahkan Benua Asia dan Eropa. Melihat dari dekat antara lain Bosphorus Bridge yang menghubungkan Asia dan Eropa, Galata Tower yang dibangun oleh orang-orang Genoa pada tahun 1348 dan  Benteng Rumeli yang dibangun oleh Sultan Al Fatih pada tahun 1452 sebelum penaklukkan Konstantinopel.

Fasilitas Paket Umrah Plus Turki

  • Tiket domestik pp dan Jeddah-Jakarta by Garuda Indonesia
  • Tiket Jakarta-Istanbul dan Istanbul-Madinah by Turkish Airlines
  • Akomodasi 5 malam di Makkah, 4 malam di Madinah dan 2 malam di Istanbul
  • Visa Umrah
  • Visa Turki
  • Makan 3 kali sehari
  • Transportasi tour dengan Bus AC selama di Turki dan Saudi sesuai program
  • Tiket masuk obyek wisata di Turki sesuai program
  • Wisata Perahu di Selat Bosphorus
  • Perlengkapan standar Umrah Salfany
  • Tour Leader Profesional menemani selama perjalanan
  • Local Guide berbahasa Indonesia selama di Turki
  • Pembimbing/Muthawif berpengalaman mendampingi di Tanah Suci
  • Layanan Airport Handling di Bandara Jakarta, Istanbul, Madinah dan Jeddah
  • Airport Transit Lounge / Airport Transit Hotel di Jakarta
  • Asuransi Perjalanan Syariah

 

Umrah Plus Turki